TAKSI BLUES

TAKSI BLUES   Malam berhujan. Kudengar lagu blues. By a route obscure and lonely, Haunted by ill angels only, *) ”Kusaksikan pemandangan,” terdengar radio taksi itu. Kusambar mikrofon. ”Sembilan-sembilan.” ”Posisi di mana?” ”Menteng.” ”Ada tamu lapor bukunya ketinggalan.” ”Seperti apa tamunya?” ”Cewek cakep begitu.” ”Cakep?” ”Cakep sekali begitu.” ”Bukunya kayak apa?” ”Judulnya susah, tapi begini ejaannya: November-India-Echo-Tango-Zero-Siera-Charlie-Hotel-Echo.” Kubuka laci mobil. Kubaca judulnya. Busyet. Pernah kudengar … Lanjutkan membaca TAKSI BLUES

Keroncong Pembunuhan

Keroncong Pembunuhan hampir malam di Yogya ketika keretaku tiba       Lagu keroncong membuatku ngantuk, padahal malam ini aku harus membunuh seseorang. Orang-orang tua memang menyukai lagu keroncong, ini membuat mereka terkenang-kenang akan masa lalunya.  Mereka terserak di bawah sana, di sekitar kolam renang, tapi tampaknya tak banyak yang mendengarkan lagu keroncong itu dengan sungguh-sungguh. Mereka bercakap sendiri, riuh dan tawa sesekali pecah dari tiap kerumunan. … Lanjutkan membaca Keroncong Pembunuhan