Kehidupan Sastra dalam Pikiran

Kehidupan Sastra dalam Pikiran        Ketika Jurnalisme dibungkam, sastra harus bicara. Karena bila Jurnalisme bicara dengan fakta, sastra bicara dengan kebenaran. Fakta-fakta bisa diembargo, dimanipulasi, atau ditutup dengan tinta hitam, tapi kebenaran muncul dengan sendirinya, seperti kenyataan. Jurnalisme terikat oleh seribu satu kendala, dari bisnis sampai politik, untuk menghadirkan dirinya, namun kendala sastra hanyalah kejujurannya sendiri. Buku sastra bisa dibredel, tapi kebenaran dan kesusastraan menyatu … Lanjutkan membaca Kehidupan Sastra dalam Pikiran

Rekonsiliasi Fakta dengan Fiksi

oleh : Savitri Scherer Meminjam judul puisi Ranggawarsita dari abad ke-19, yakni Kalatidha, Seno, penulis abad ke-21, merangkum cerita yang berkisar tentang peristiwa kekerasan di Indonesia pada sekitar tahun 1965. Dituturkan melalui pandangan bocah laki-laki berusia tujuh tahun yang mempunyai kebolehan masuk-keluar dunia bayangan yang berkabut. Kebolehannya mengikuti usianya yang menjadi dewasa, hingga dunia tersebut terkadang bercahaya gemilang, ataupun merupakan samudra dari titik-titik kristal yang … Lanjutkan membaca Rekonsiliasi Fakta dengan Fiksi