Menjadi Penulis Sejati
bersama: Seno Gumira Ajidarma
1. Langkah pertama untuk menjadi seorang penulis adalah memiliki sebuah ide.
2. Adanya sebuah ide yang hendak disampaikan ini penting sekali bagi seorang penulis, karena, jika seseorang itu tidak memiliki ide, maka sebaiknya jangan menjadi penulis.
3. Ide tersebut harus sudah matang.
4. Jika seseorang bercita-cita menjadi penulis, tapi lingkup sosialnya menghalangi, misalnya mengatakan bahwa tulisannya jelek atau dia tidak punya bakat menjadi seorang penulis, maka janganlah putus asa! Bakat, dalam hal ini, bukan yang paling penting, karena yang terpenting adalah,”Menulislah terus, kalau perlu, sampai mampus!”
5. Jangan pula putus asa jika setelah menulis tiada henti tapi tulisannya masih dibilang kurang bagus, karena, dari seribu tulisan yang dihasilkan, pastilah salah satunya ada yang bagus.
6. Jangan lupa juga bahwa bagus tidaknya tulisan seseorang bukan dinilai oleh orang lain melainkan oleh dirinya sendiri. Asalkan seseorang itu, dengan kemampuannya sendiri, telah mencurahkan seluruh inderanya, kemampuan terbaiknya, untuk menghasilkan sebuah tulisan, maka itu adalah tulisan yang baik dan bagus.
7. Jika tulisan yang sudah baik dan bagus itu ternyata tidak juga berhasil dimuat oleh media massa, misalnya tidak dimuat oleh Kompas, tidak perlu berkecil hati karena itu namanya merendahkan diri sendiri. Kita, sebagai penulis, tidak perlu memakai yang umum sebagai ukuran.
8. Niat untuk menjadi seorang penulis harus dibedakan dengan niat seseorang untuk mencari nafkah dengan menulis. Jika niatnya menjadi seorang penulis lebih kepada keinginan untuk mencari nafkah, ya mau tidak mau harus berpikir secara praktis, dan mencari tahu, mempelajari tulisan macam apa yang dibeli orang.
9. Kunci terpentingnya adalah dengan banyak membaca.
10. Karena good writing comes from good reading. Jadi, adalah omong kosong jika ada seseorang yang ingin menjadi penulis tapi tidak suka membaca.
bersambung ..
*) Tulisan ini khusus diperuntukkan bagi Komunitas Pembaca SGA yang tergabung di mailing list senogumiraajidarma@yahoogroups.com, blog sukab.wordpress.com , facebook SGA, dan Groups Pembaca Karya SGA di Goodreads.
DIarsipkan di bawah: Artikel
Price: Rp 50.000,-
Price: Rp 35.000,-
Price: Rp 35.000,-
Saya senang menulis tapi tidak suka membaca
Mungkin karena itu PR Anda 0?
Saya kebalikannya, yaitu suka membaca, akan tetapi kurang suka menulis, he he he
nomor 9 saya setuju.. kaya’nya emang saya perlu banyak baca..
“good writing comes from good reading”
Amin.
Tiap kali ada blogger yang bilang tulisannya cupu, rasanya pengen saya jawab: “Iya, memang, karena otak Anda isinya juga sampah.”
Terima kasih karena sudah melerai kegemasan saya.
Aku suka sekali menulis, dan suka sekali membaca
tapi terkadang ide cuma tertuang di kepala saja, dan saat menulis tidak bisa keluar semua idenya
gimana cara mengatasinya?
kutunggu sambungannya
yes… intinya di nomer 10. good writer is good reader…
saya suka banget, inspiring…..
trimakasih untuk infonya di tunggu mas lanjutan nya
bagi penulis pemula seperti saya, ide selalu ada, hanya saja saya selalu berhenti ditengah jalan, seperti kehabisan kata2 ^^
Terima kasih atas infonya, Bang Seno!!!
sangat memuaskan mengunjungi blog anda sarat dengan maklumat. dari nassury.blogspot.com
bagaimana jika ide tulisan Sampean, saya colong. xixixixixi..:)
Bapak SGA
Mohon restu merujuk tulisan bapak itu untuk kegunaan diri dan rakan-rakan serta penulisan saya
Sambungannya ditunggu ya mas.. Sambil menunggu, saya mau baca-baca postingan lainnya. Tulisannya mantap!
kesasar…
menarik tips-tipsnya.
menantang arus sekarang yang lagi eforia dengan megasellernya novelis2 tertentu. bisa jadi okb para novelis ini menginspirasi para penulis untuk mencari nafkah dari sini.
niat menulis hanyalah untuk menulis.
mantabs…
saya menulis maka otak saya tak mati
salam ramadhan dari penuntut di bumi Eire.. blog hopping.. rajin2, lompat laa ke blog hamba..
terima kasih ya mas seno!!
kadang-kadang beberapa tulisan amat sangat menginspirasi
salam
me
kiat-kiatnya pas di hati … jadi bikin tambah motivasi buat belajar nulis (sampai mampus) .. makasih ..
resep nulis cepat, banyak, bemutu, tanpa harus banyak nengok rujukan karena ngandalkan “endapan” bacaan yang lama-lama, kira-kira “mateng” di umur berapaan ya mas?
Yaitulah: berdasarkan pengalaman sampeyan? Jawab donk. Bales napa.
mari menulis..
siiipppp mas Seno…, good writing comes from good reading…! makasih tipsnya…
Mantaaaaabb…….
Siap orbit bang! hehe
Terimakasih.
sambungannya maannnnnaaaa??
saya sering baca serial mas di suara merdeka
terimakasih ilmunya
Tulisan Bapak membuat saya makin semangat menulis walaupun tulisan saya sering ditolak oleh media cetak. Terima kasih ya.
terima kasih ilmunya..
sambungannya kapan?..
IDE MEMANG SANGAT MAHAL HARGANYA BAGI SAYA. KARENA SEMUANYA BERAWAL DARI IDE, TANPA IDE TIDAK AKAN TERCIPTA SEBUAH KARYA. DARI IDE KESELURUHAN CERITA TERBENTUK.
MENGENAI POIN YANG KEENAM, DIMANA DISITU DIKATAKAN BAHWA BAGUS TIDAKNYA TULISAN SESEORANG BUKAN DINILAI OLEH ORANG LAIN, TAPI DINILAI OLEH DIRINYA SENDIRI. SAYA JUGA SETUJU, KARENA KITA JUGA PERLU MENGHARGAI HASIL KARYA KITA. HASIL JERIH PAYAH KITA DALAM MENULIS SETELAH MENGERAHKAN SEGENAP INDERA DAN KEMAMPUAN. AKAN TETAPI DALAM MENULIS KITA JUGA MEMBUTUHKAN MASUKANDARI ORANG LAIN UNTUK MENGUKUR DAN MENINGKATKAN KEMAMPUAN KITA. KALAU MENULIS UNTUK DIRI SENDIRI, KEPUASAN YANG DICAPAI HANYA SEBATAS SUDUT PANDANG DARI DALAM DIRI KITA SENDIRI. KARENA BAGUS UNTUK KITA BELUM TENTU BAGUS UNTUK ORANG LAIN.
IDE MEMANG SANGAT MAHAL HARGANYA BAGI SAYA. KARENA SEMUANYA BERAWAL DARI IDE, TANPA IDE TIDAK AKAN TERCIPTA SEBUAH KARYA. DARI IDE KESELURUHAN CERITA TERBENTUK.
MENGENAI POIN YANG KEENAM, DIMANA DISITU DIKATAKAN BAHWA BAGUS TIDAKNYA TULISAN SESEORANG BUKAN DINILAI OLEH ORANG LAIN, TAPI DINILAI OLEH DIRINYA SENDIRI. SAYA JUGA SETUJU, KARENA KITA JUGA PERLU MENGHARGAI HASIL KARYA KITA. HASIL JERIH PAYAH KITA DALAM MENULIS SETELAH MENGERAHKAN SEGENAP INDERA DAN KEMAMPUAN. AKAN TETAPI DALAM MENULIS KITA JUGA MEMBUTUHKAN MASUKANDARI ORANG LAIN UNTUK MENGUKUR DAN MENINGKATKAN KEMAMPUAN KITA. KALAU MENULIS UNTUK DIRI SENDIRI, KEPUASAN YANG DICAPAI HANYA SEBATAS SUDUT PANDANG DARI DALAM DIRI KITA SENDIRI. KARENA BAGUS UNTUK KITA BELUM TENTU BAGUS UNTUK ORANG LAIN.
artikel ini boleh dicopy?..
sumbernya dicantumkan koq..^^