HARI INI SEPERTI JUGA KEMARIN
hari ini seperti juga kemarin
tak lagi terbandingkan, antara nasib antara sepi
kemudian rawan, jatuh di bumi
lantas seperti kemarin-kemarin : matahari pagi
yogya 1976
***
SAJAK MALAM
setelah usai,
dentang jam dinding duabelas kali
yogya 1976
***
CATATAN
si bocah berjongkok dan menangis
memandang buih lautan : akukah kau cari?
suara-suara samodra menggoda manja
si bocah menangis semakin keras
dan senja mengendap, matahari berbisik
: akulah ibumu
parangtritis 1976
***
DUA GADIS CILIK
dua gadis cilik
mati terlindas di dekat pasar
sedikit darah terciprat
pada celana kuli yang tak punya anak
yogya 1976
***
LANGIT SEPI
langit sepi
tiga burung hitam merendah menggoda ombak
orang-orang yang berbondong ke pantai
mungkin mencari saudaranya yang lenyap di seberang angin
parangtritis 1976
*) dari kumpulan puisi BAYI MATI yang terbit tahun 1978. diposting oleh KotakCokelat ke milis senogumiraajidarma@yahoogroups.com
DIarsipkan di bawah: Puisi | Ditandai: "Bayi Mati", Puisi
Price: Rp 50.000,-
Price: Rp 35.000,-
Price: Rp 35.000,-
apakah ada yang punya buku ini?
kalau punya, apakah akan dijual?
trim
kalau ada bisa hub: wikubaskoro@yahoo.co.id
aku gak begitu mendalam tentang sastra tapi aku sedikit memahaminya…
penulis puisi kemungkinan ingin menggambarkan situasi yang terjadi pada saat ntu c0z dari semua yang kamu beri contoh semua mengarah kesana…
semua dibuat pada tahun yang sama,, mungkin kita harus banyak belajar dari sastra atau mungkin ntu suatu keharusan…
wiku, kalau ada yg jual aku juga mau, hehehehe….
-iw-
Langit Sepi
puisi bagus, bisa jadi lahirnya kurang dari lima menit. Kalo boleh kritik pada kalimat terakhir; mungkin (menari) saudaranya yang lenyap di seberang angin.
(menari ato mencari)
Yups, biar bagaimana pun puisi-puisinya sangat hebat dan berhasil! Menggoda dan nikmat.
Salam sastra
@ ekosta: terimakasih ralatnya
tukeran link yukkkk
ini juga yaaa
saya suka sekali semua tulisan2 SGA. Saya juga mau jadi penulis sehebat dia, tapi dengan gaya saya tentunya… Semoga kesampaian tuk lebih hebat dari SGA…Kwakaaakaaka. Boleh dong,punya cita2 plus usaha…
salam sastra