Posted on 16 Mei, 2007 by sukab
Kyoto monogatari
TERBUAT dari apakah kenangan?
Aku tidak pernah bisa mengerti, mengapa pemandangan itu selalu kembali dan kembali lagi: suatu pemandangan yang kudapatkan ketika kereta api shinkansen itu tiba-tiba menembus daerah salju dan kulihat seorang perempuan berjalan di luar rumah sendirian dalam badai. Apakah yang dikerjakan seorang perempuan dalam badai yang menggebu seperti itu? Tidak banyak rumah [...]
DIarsipkan di bawah: Cerita Pendek | Ditandai: kenangan, kyoto | 5 Komentar »
Posted on 16 Mei, 2007 by sukab
Cermin Maneka
DI depan cermin Maneka tertegun. Ia tidak melihat dirinya sendiri.
Kalaulah harus ada satu hari yang harus menjadi lain di antara hari-hari lain, ia tidak mengharapkan kelainan itu berlangsung begini rupa. Setiap malam ia memang berdoa agar hidupnya berubah keesokan harinya. Ia berdoa agar hari-harinya tidak lagi begitu membosankan dan begitu menyebalkan justru karena tidak [...]
DIarsipkan di bawah: Cerita Pendek | Ditandai: cermin, fiksi, maneka | 3 Komentar »
Posted on 16 Mei, 2007 by sukab
DI SEBUAH pasar malam, terlihat Tong Setan. Di loketnya tertera, harga karcis Rp 5.000.
DI SEBUAH pasar malam, terlihat Tong Setan. Di loketnya tertera, harga karcis Rp 5.000.
“Pertunjukan segera dimulai!”
Orang-orang antri membeli karcis demi anaknya, karena mereka sudah tahu apa yang akan mereka lihat — tapi mereka tidak pernah tahu apa yang akan dipikirkan anaknya, seperti [...]
DIarsipkan di bawah: Cerita Pendek | Ditandai: fiksi, tong setan | 8 Komentar »