Posted on 2 Mei, 2007 by sukab
Grhhh!
Reserse Sarman masih asyik menyeruput kopinya di warung Markonah, ketika bunyi HT yang menjengkelkan itu memanggil-manggil. Malam sudah larut. Sisa gerimis bertabur membiaskan cahaya petromaks.
“Bintara Sarman?”
“Siap Pak!”
“Cepat ke Jalan Satu! Ada kerusuhan!”
“Siap Pak!”
Kopinya masih berkepul, namun Reserse Sarman telah melesat pergi. Kenikmatan sejenak di warung itu mesti dilepasnya kembali. Senyuman Markonah yang telah lama menghunjam [...]
DIarsipkan di bawah: Cerita Pendek | Ditandai: bromocorah, mayat, Orde Baru, petrus | 4 Komentar »
Posted on 2 Mei, 2007 by sukab
Bunyi Hujan di Atas Genting
“Ceritakanlah padaku tentang ketakutan,” kata Alina pada juru cerita itu. Maka juru cerita itu pun bercerita tentang Sawitri:
Setiap kali hujan mereda, pada mulut gang itu tergeletaklah mayat bertato. Itulah sebabnya Sawitri selalu merasa gemetar setiap kali mendengar bunyi hujan mulai menitik di atas genting.
Rumahnya memang terletak di sudut mulut gang [...]
DIarsipkan di bawah: Cerita Pendek | Ditandai: Alina, mayat bertato, petrus | 4 Komentar »
Posted on 2 Mei, 2007 by sukab
Keroncong Pembunuhan
hampir malam di Yogya
ketika keretaku tiba
Lagu keroncong membuatku ngantuk, padahal malam ini aku harus membunuh seseorang. Orang-orang tua memang menyukai lagu keroncong, ini membuat mereka terkenang-kenang akan masa lalunya.
Mereka terserak di bawah sana, di sekitar kolam renang, tapi tampaknya tak banyak yang mendengarkan lagu keroncong itu dengan sungguh-sungguh. Mereka bercakap sendiri, riuh dan tawa [...]
DIarsipkan di bawah: Cerita Pendek | Ditandai: keroncong, pembunuhan | 12 Komentar »